Perusahaan sangat membutuhkan karyawan yang mempunyai kompetensi (soft skills) sikap dan perilaku yang baik untuk menghadapi orang lain dalam menyelesaikan pekerjaan, contohnya komunikasi, kejujuran, kerjasama dan interpersonal. Untuk melakukan penilaian kompetensi soft skills membutuhkan berbagai kriteria yang sangat beragam. Kriteria-kriteria yang terkait untuk menilai sikap dan perilaku sangat banyak, sehingga untuk melakukan penilaian kompetensi soft skills ini dengan hasil yang tepat dan cepat perusahaan mengalami kesulitan. Kondisi tersebut menunjukan bahwa perusahaan membutuhkan sebuah sistem yang dapat digunakan untuk penilaian kompetensi soft skills karyawan menggunakan alat bantu berupa komputer. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dengan berbagai kriteria di antaranya AHP dan Promethee. Maka fokus dalam penelitian ini adalah menggunakan metode AHP untuk menentukan pembobotan dan Promethee untuk pemeringkatan penilaian soft skills karyawan. Hasil pembobotan yang diperoleh untuk kriteria komunikasi 41%, kejujuran 38%, kerjasama 14% dan interpersonal 7%. Dengan rasio indeks konsistensi 6%. Dari jawaban responden diperoleh 58 % karyawan mempunyai kompetensi soft skills baik dan 42 % karyawan kurang baik.
Copyrights © 2021