ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model Group Investigation dapat berpengaruh terhadap keaktifan siswa pada pempelajaran IPA Kelas V SD Negeri Ujung Fatihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitaf dengan jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 orang terdiri dari 22 orang kelas VA dan 22 orang kelas VB. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji-T. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa keaktifan siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki perbedaan yang signifikan. Rata-rata nilai hasil observasi akhir siswa kelas eksperimen (VB) SD Negeri Ujung Fatihah adalah 44,68, sedangkan rata-rata nilai observasi akhi siswa kelas kontrol (VA) SD Negeri Ujung Fatihah adalah 38,05. Hal ini terbukti dengan hasil analisa data statistik “Uji t-Test” yaitu diperoleh nilai thitung (3,195) > ttabel (1.72074). Hal tersebut membuktikan bahwa hipotesis diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation berpengaruh terhadap keaktifan siswa pada pempelajaran IPA Kelas V SD Negeri Ujung Fatihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Kata Kunci :Pengaruh, Group Investigation, Keaktifan Siswa, IPA.
Copyrights © 2021