Jumlah orang yang terinfeksi dan mereka yang meninggal meningkat dari hari ke hari.Penambahan jumlah kasus COVID-19 cukup berat dan sudah terjadi penyebaran ke luarwilayah Wuhan dan negara lain (World Health Organization, 2020). Sampai dengan 16 februari2020, secara global dilaporkan 51.857 kasus konfirmasi di 25 negara dengan 1.699 kematian(CFR 3,2%) (World Health Organization, 2020). Rincian negara dan jumlah kasus sebagaiberikut: China 51.174 kasus konfirmasi dengan 1.666 kematian, Jepang 53 kasus, 1 kematiandan 255 kasus di cruise ship pelabuhan Jepang. Thailand 34 kasus, Korea Selatan 29 kasus,Vietnam 16 kasus, Singapura 72 kasus, dan Amerika Serikat 15 kasus (World HealthOrganization, 2020). Tujuannya untuk Mengetahui hubungan pengetahuan terhadap perilakuPencegahan covid-19 di SDN 098082 Batu Dua Puluh Tahun 2021. Metodologi Penelitian inimenggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalampenelitian ini berjumlah 40 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tentang perilaku pencegahan covid-19. Kuesionerini telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai sig.2 tailed < 0,05. Data dianalisismenggunakan univariat dan bivariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dari variabel yangdiambil serta untuk mengetahui adakah hubungan antara variabel independen dan variabeldependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p value =0,001)) remaja awal dengan perilaku pencegahan covid-19 di SDN 098082 Batu Dua Puluhtahun 2021. Kesimpulan dan Saran Pengetahuan remaja awal berpengaruh secara signifikanterhadap perilaku remaja awal dalam pencegahan virus covid-19. Diharapkan pihak sekolahdapat memberikan lebih banyak informasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentangbagaimana pelaksanaan pencegahan covid-19.Kata Kunci : Perilaku pencegahan virus covid-19, pengetahuan, Kepustakaan : (2012-2018)
Copyrights © 2021