REKAYASA
Vol 14, No 2: Agustus 2021

Strategi Pengembangan Komoditas Pangan Menuju Ketahanan Pangan Nasional Dengan Pendekatan SWOT-ISM-BSC

Herjito, Agus (Unknown)
Setiawan, Daniel (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Aug 2021

Abstract

Sampai saat ini Ketahanan Pangan Nasional Indonesia masih berada pada kondisi yang belum stabil. Kondisi ini memberikan gambaran nyata bahwa ada permasalahan yang dialami bangsa Indonesia di bidang ketahanan pangan. Karena pada posisi keberadaan wilayah Indonesia yang sangat strategis maka semestinya Indonesia menjadi bangsa dan negara yang makmur dan mandiri dalam hal sumber pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan strategi kebijakan pengembangan komoditas pangan menuju ketahanan pangan nasional. Dalam mendukung penelitian ini digunakan metode SWOT, Interpretative Structural Modeling (ISM), dan Balanced Score Card (BSC). Metode SWOT digunakan untuk merumuskan strategi berdasarkan identifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang berpengaruh signifikan berbasis model Mckinsey 7S dan PEST. Selanjutnya metode ISM digunakan untuk menentukan prioritas strategi. Metode BSC digunakan untuk menentukan rencana implementasi dan pemetaan dari strategi-strategi yang dirumuskan. Pengembangan strategi kebijakan pengembangan komoditas pangan menuju ketahanan pangan nasional berdasarkan hasil penelitian terdiri dari 10 (sepuluh) strategi utama yang terdiri dari Strategi SO-1,2,3, Strategi WO-1,2,3, Strategi ST-1,2,3 dan Strategi WT-1. Diharapkan kesepuluh strategi hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengembangan komoditas pangan Indonesia menuju Ketahanan Pangan Nasional yang stabil dan sustainable. 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

rekayasa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Electrical & Electronics Engineering Engineering Physics

Description

This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and ...