Lansia adalah seorang laki-laki atau perempuan yang berusia 45 tahun atau lebih. Menurut WHO proporsi penduduk lansia di dunia pada tahun 2019 mencapai 13,4% pada tahun 2050 diperkirakan meningkat menjadi 25,3% dari total penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia. Rancangan penelitian ini dalah deskriptif analitik dengan desain penelitian ini menggunakan cross sectional study . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di BKN 1 Wilayah kerja Puskesmas Sitiung sebanyak 50 orang. Teknik sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 50 orang. Data diolah secara komputerisasi dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan distribusi frekuensi dan uji statistic chi-square. Hasil penelitian didapat sebagian besar dari responden yaitu 35 orang (70%) yang mengalami fungsi kognitif berat, dan sebagian besar yaitu 33 (66%) mengalami kualitas hidup yang buruk. Hasil uji statistic chi-square dengan taraf signifikan 5% (0,05) didapatkan p value sebesar (0,000<0,05) dengan demikian dapat disimpulkan adanya hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia. Kesimpulannya adalah kualitas hidup pada lansia dapat dipengaruhi oleh fungsi kognitif, dengan demikian perlu adanya bimbingan dan perawatan yang baik dari keluarga dan orang disekitarnya supaya bisa memeliki fungsi kognitif yang baik agar tidak terjadi kualitas hidup yang buruk.
Copyrights © 2021