Kerumitan yang kompleks dunia bisnis memaksa birokrasi yang sehat musti dilaksanakan dengan prinsip-prinsip good corporate governance yang berbasis pada nilai-nilai kebersamaan dan kesetaraan yang bermoral, seperti berani, sederhana, bebas, indah, bermakna, tabiat baik, bangga, ramah, jujur dan cerdas riang, yang merupakan taksu orang Pedawa. Semangat kebersamaan dan kesetaraan yang bermoral dalam konteks Ajeg Bali merupakan bentuk lokal genius yang kompatibel di era modernisasi. Penyebab sesungguhnya adalah kecerdasan orang Pedawa yang berjalan seiring dengan perasaan bangga sebagai keturunan Bali Aga dalam mengantisipasi degradasi moral guna mengelola kesenjangan sosial. Capaian kajian ini menggunakan analisis interpretasi, dengan pengumpulan data melalui dokumentasi terkait kajian yang relevan dengan judul dan observasi yang dikuatkan oleh wawancara melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk pendataan potensi desa Pedawa, yang melibatkan peran serta mahasiswa dan dosen STIE Satya Dharma Singaraja di bulan Juni dan Juli tahun 2013.
Copyrights © 2017