Pengambilan keputusan stuktur modal bagi setiap perusahaan ditentukan oleh ukuran perusahaan, kemampulabaan, likuiditas, struktur aktiva dan faktor lainya, demikian juga halnya dengan Perusahaan Proferty yang tergabung di Bursa Efek Indonesia dalam operasionalnya memiliki variasi kemampuan dalam pengambilan keputusan terhadap permodalan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besaran Size, ROE, FAR dan DER., serta ingin mengetahui pengaruh Faktor Size, ROE, dan FAR terhadap DER. Data yang digunakan dalam penelitian data kwantitatif yang bersumber dari laporan keuangan neraca dan laba rugi tahun 2012 s.d. 2016, yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi (www idx com). dianalisis melalui tahapan yaitu analisis deskriptif dengan menggunakan rasio keuangan, kemudian untuk mengetahui pengaruh simultan, parsial, dan kekuatan hubungannya (analisis determinasi) melalui model Regresi Data Panel. Setelah dilakukan analisis secara umum SIZE, ROE, FAR dan DER Perusahaan Property memiliki kondisi keuangan yang berfluktuatif dan baik dimana rata-rata SIZE 27,34%, ROE 13,98%, 54,16% dan DER 115,08%. Hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 71,34%, nilai ini menunjukan bahwa Struktur Modal (DER) Perusahaan Property hanya mampu dipengaruhi oleh Ukuran Perusahaan (SIZE), Profitabilitas(ROE) dan Struktur Aktiva (FAR) sebesar 71,57% dan sisanya sebesar 28,43% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian. Hasil uji simultan dengan uji F diketahui bahwa variabel Ukuran Perusahaan (SIZE), Profitabilitas (ROE) dan Struktur Aktiva (FAR) secara bersama-sama mempengaruhi Struktur Modal (DER) adalah signifikan. Sedangkan pengujian parsial dengan uji-t diketahui bahwa Faktor Ukuran Perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap Struktur Modal. Faktor Profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap Struktur Modal. Faktor Struktur Aktiva berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Struktur Modal.
Copyrights © 2018