Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian

Analisis Kadar Asam Asetat Hasil Fermentasi Buah Kedondong (Spondias dulcis Parkinson) dengan Metode Titrasi Alkalimetri

Hervianti Nurfitria Nugrahani (Institut Sains dan Teknologi Nasional)
Ida Apriyani (Institut Sains dan Teknologi Nasional)
Saiful Bahri (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Sep 2021

Abstract

Asam asetat didapatkan dari proses fermentasi bahan pangan seperti buah dan sayuran yang mengandung karbohidrat dalam jumlah besar. Buah kedondong (Spondias dulcis Parkinson) merupakan salah satu buah yang dapat difermentasi menghasilkan asam asetat. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar asam asetat dari hasil fermentasi buah kedondong. Fermentasi dilakukan secara anaerob pada pH 3-4,5, kemudian difermentasi kembali secara aerob menggunakan inokulum isolat BEN4 untuk mengubah alkohol menjadi asam asetat, yang ditandai dengan perubahan warna menjadi lebih pucat dan terbentuknya aroma asam yang menyengat. Analisis kadar asam asetat menggunakan metode titrasi alkalimetri menggunakan NaOH 0,1 N dan indikator fenolftalein yang dilakukan setiap empat hari sekali hingga asam asetat mencapai kondisi jenuh. Hasil pengukuran kadar asam asetat fermentasi buah kedondong yaitu sebesar 28,82-29,69%. Hasil ini menunjukkan bahwa asam asetat yang dihasilkan dari fermentasi buah kedondong dapat dimanfaatkan sebagai produksi cuka secara alami sesuai standar kadar asam asetat untuk cuka dapur yang ditetapkan oleh SNI 01-3711-1995.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

saintechfarma

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal ini memuat artikel penelitian kefarmasian meliputi kimia farmasi, biologi farmasi, bahan alam farmasi, teknologi farmasi, farmasi komunitas dan klinis, serta bioteknologi ...