Berbagai penyebab kecemasan pada pasien pre operasi hernia antara lain situasi seperti personal, lingkungan, maturasional, tingkat pendidikan, karakteristik stimulus, serta karakteristik Individu yan terdiri dari makna stresor bagi individu, sumber yang dapat dimanfaatkan dan respon koping, status kesehatan individu. Kecemasan pada penderita preoperative dapat menyebabkan peningkatan intensitas nyeri dan menyebabkan lama perawatan memanjang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab kecemasan terhadap tingkat kecemasan pasien hernia di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Kota Kediri. Desain penelitian menggunakan non eksperimental dengan jenis survey analitik dan pendekatan cross secsional. Variabel independen faktor pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga. Dependen adalah tingkat kecemasan. Populasi semua pasien pre operasi hernia di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Kota Kediri sebanyak 92 responden, menggunakan tehnik purposive sampling dengan kriteria usia 15-35 tahun dan didapatkan besar sampel 44 responden. Analisis statistik yang digunakan adalah spearman rank dengan α =0,05. Hasil penelitian berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 21 pasien (47,7%). berbudaya sedang yaitu sebanyak 18 pasien (40,9%). dukungan keluarga sedang yaitu sebanyak 18 pasien (40,9%). cemas sedang yaitu sebanyak 21 pasien (47,7%), uji spearman rank menyatakan bahwa p value (0,000)< α = 0,05, artinya ada hubungan faktor pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pada pasien hernia di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Kota Kediri dan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap kecemasan adalah faktor budaya. Pengetahuan yang cukup mempengaruhi responden dalam memutuskan sikap menghadapi kecemasan preoperatif. Kebudayaan yang cukup mempengaruhi mempengaruhi responden mengatur skala kecemasan. Dukungan dan perhatian keluarga menenangkan responden sehingga kecemasan menurun.
Copyrights © 2021