Pengbadian yang dilakukan di MA Al-Asy’ari ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pada para dewan guru dalam pengembangan desain soal asesmen kecakapan minimum (AKM) yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembelajaran di madrasah tersebut. Hal ini didasari dengan adanya permasalahan yang dihadapi oleh WAKA kurikulum yang meliputi; 1) kesulitan dalam memahami esensi konsep pelaksanaan AKM dalam pembelajaran, dan 2) kebingungan dalam membuat soal dengan konsep AKM. Berdasarkan fenomena tersebut, pihak sekolah bersinergi dengan tim abdimas untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan soal AKM yang meliputi 1) konsep beserta bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional (AN), dan 2) asesmen literasi serta numerasi pada AKM. Adapun solusi tersebut dijabarkan dalam 3 tahapan, yakni 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, dan 3) evaluasi. Pada tahapan perencanaan tim abdimas berkoordinasi dengan WAKA Kurikulum untuk menentukan kedalaman kajian materi dan latihan soal yang diberikan oleh tim abdimas. Sedangkan pada tahapan pelaksanaan tim abdimas memetakan beberapa temuan diantaranya adalah adanya peningkatan pemahaman dari peserte pelatihan AKM yang awalnya kebanyakan dari peserta belum memahami secara penuh esensi dari definisi, konsep, dan bentuk soal Literasi dan Numerasi menjadi lebih dalam pemahamannya dan mampu membedakan bagaimana kosep pelaksanaan Asesmen Nasional dengan menggunakan pendekatan AKM. Selanjutnya pada tahapan evalusi didapati bahwa selama masa pendampingan pembuatan scontoh soal AKM di dapati bahwa peserta telah memahami dengan baik pengembangan soal Numerasi sebagaimana terefleksikan dalam hasil kerja yang dikumpulkan pada tim abdimas.
Copyrights © 2021