Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode active learning pada pembelajaran fikih, dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Serta, untuk mengetahui factor pendukung dan penghambat penerapan metode active learning dalam proses pembelajaran. Metode active learning dimaknai sebagai cara pandang yang menganggap belajar sebagai kegiatan membangun makna atau pengertian terhadap pengalaman dan informasi yang dilakukan oleh si pembelajar, bukan oleh si pengajar, serta menganggap mengajar sebagai kegiatan menciptakan suasana yang mengembangkan inisiatif dan tanggung jawab belajar si pembelajar sehingga berkeinginan terus untuk belajar selama hidupnya, dan tidak tergantung kepada guru atau orang lain bila mereka mempelajari hal-hal yang baru. Melalui pendekatan active learning ini, siswa diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, tidak hanya mental akan tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini, biasanya siswa akan merasakan suasana yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan. Tipe penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode active learning, hasil belajar siswa pada pembelajaran fikih meningkat. Hal ini dikarenakan siswa tidak hanya mengetahui materi saja, tetapi memahami sekaligus mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2020