Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh jumlah transaksi uang elektronik dan jumlah perusahaan penyedia fintech terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada masa pandemi Covid-19. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sepuluh bulan, mulai bulan Maret – Desember tahun 2020. Desain penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal. Jenis data adalah data dokumentasi. Sumber data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Otoritas jasa Keuangan. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan jumlah transaksi uang elektronik berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan sedangkan jumlah perusahaan penyedia fintech berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan.
Copyrights © 2021