Pandemi COVID-19 telah berlangsung selama hampir dua tahun sejak awal tahun 2020. Lonjakan kasus terus menerus terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, sehingga pemerintah menetapkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat untuk menekan tingginya kasus. Dampak pandemi tidak hanya terjadi pada aspek sosial ekonomi masyarakat namun juga kesehatan balita, salah satunya adalah risiko stunting. Pengkajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi risiko peningkatan kejadian stunting pada balita selama pandemi COVID-19 di Indonesia melalui metode literature review. Literature review dilakukan pada enam artikel yang didapatkan dari database sesuai dengan kata kunci dan kriteria yang telah ditentukan. Hasil kajian menemukan bahwa pembatasan kegiatan masyarakat mengakibatkan tidak optimalnya pemantauan status pertumbuhan balita. Penurunan pendapatan keluarga selama pandemi juga mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap pemenuhan gizi balita. Penurunan perilaku orangtua dalam menjangkau fasilitas kesehatan serta kurangnya waspada terhadap COVID-19 juga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan stunting pada balita selama pandemi. Hampir semua literatur menunjukkan bahwa terjadi peningkatan angka stunting di berbagai wilayah di Indonesia selama pandemi COVID-19. Kata kunci: pandemi COVID-19, pembatasan aktivitas, stunting, balita, Indonesia
Copyrights © 2021