Penelitian ini difokuskan pada topik pengembangan perikanan tuna pasca pandemi COVID-19 di Sendang Biru Malang. Perikanan tuna merupakan salah satu komoditas terbesar yang ada di Indonesia. Produksi ikan tuna yang telah didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pondok Dadap Sendang Biru (PPP Pondok Dadap) merupakan salah satu produksi terbesar di Indonesia dan nomor 1 di Jawa Timur. Produksi penangkapan ikan tuna selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat di Sendang Biru yang sebagian diantaranya bekerja sebagai nelayan dan pedagang ikan. Selama masa pandemi COVID-19, pendapatan masyarakat dari hasil perikanan tuna cenderung menurun dikarenakan berkurangnya permintaan dari beberapa restoran, pabrik dan beberapa pasar yang ada di Jawa Timur. Pandemi COVID-19 menyebabkan sulitnya distribusi ikan, sehingga biaya distribusi menjadi mahal. Dalam mengoptimalkan usaha perikanan tuna yang berkelanjutan pasca pandemi, maka dibutuhkan strategi pengembangan usaha perikanan tuna dengan meninjau beberapa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada pada usaha perikanan tuna di Sendang Biru Malang. Luaran dari penelitian ini adalah Strategi Pengembangan Usaha Perikanan Tuna di Sendang Biru Malang pasca pandemi COVID-19.
Copyrights © 2021