Dalam aktivitas pembelajaran di sekolah, guru harus mengusahakan agar siswa dapat melakukan pengamatan, yang efektif agar memperoleh hasil pembelajaran yang sebaik-baiknya. Dalam mengajar, hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan pengamatan yang sebaik-baiknya. Ada beberapa jenis aktivitas yang disampaikan oleh para ahli, diantaranya: (1) kegiatan-kegiatan visual, (2) kegiatan-kegiatan lisan (oral), (3) mendengarkan, (4) menulis, (5) menggambar, (6) metrik, (7) mental, dan (8) emosional. Penelitian dirancang dalam bentuk penelitian tindakan kelas (Classroom Actions Research). Tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus. Dalam setiap siklus tindakan terdiri atas empat kegiatan, yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN Kedungputri 2 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 pada sebanyak 25 siswa. Strategi pembelajaran dengan menggunakan Strategi pembelajaran berbasis aktivitas dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VI SDN Kedungputri 2 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 pada mata pelajaran IPS. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata pada setiap siklus: Siklus I nilai rata-rata 70,60, siklus II78,20%. Siklus III nilai rata-rata 86,40, dengan ketuntasan klasikal siklus I (72,00%). Siklus II (80,00% ) dan siklus III (88,00%), sehingga ketuntasan secara klasikal tercapai.
Copyrights © 2020