Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2013) menunjukkan bahwa persentase anak yang mengalami gangguan perkembangan motorik kasar di Indonesia sebesar 12,4% dan perkembangan motorik halus sebesar 9,8%. Tujuan penelitian diketahui hubungan ASIeksklusif dengan perkembangan motorik bayi usia 6 bulan di BPSMaria Suroso Bandar Lampung 2017. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancanganKohort. Populasi dalam bayi usia 6 bulan, dengan sampel 30 responden. Alat ukur lembar observasi perkembangan motorik bayi dengan KPSP.Analisa data dengan Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa bayi yang ASI eksklusif sebanyak 18 dan tidak ASIeksklusif 12.Perkembangan motorik bayi dalam kategori sesuai sebanyak 20. Hasil ujichi square didapatkan nilai p-value =<0,001 artinya ada hubungan pemberian Asi eksklusif dengan perkembanganmotorik bayi usia 6 bulan di BPS Maria Suroso Bandar Lampung 2017. Disarankan bagi ibuuntuk mengupayakan memberikan ASI secara eksklusif, dan para bidan/tenaga kesehatan mendorongpada ibu bayi untuk memberikan ASI secara eksklusif
Copyrights © 2018