Jurnal Dunia Kesmas
Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1

Gambaran Kesehatan Mental Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19

Zulfikar Abdul Aziz (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Delfri Ana Ayu (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Fifi Maysarah Bancin (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Siti Gendis Syara (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Wahdana Boang Manalu (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Rina Artika S (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Sandra Fita Lia (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Laila Puspita Tanjung (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Abdur Suripto Boang manalu (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Sri indah Karina Br Karo (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Claudya Agita Br Bangun (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Fingki Wulandari Limbong (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)
Nurul Fadhilah Siregar (Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU)



Article Info

Publish Date
16 Apr 2021

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi kesehatan mental masyarakat di dunia. Sekitar 800.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kualitas tidur di wilayah urban dan rural Kecamatan Pantai Labu. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode kuantitatif yang dilakukan pada bulan Agustus-September 2020. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Strata 1 di Medan, Sumatera Utara. Sampel yang digunakan sebesar 123 responden. Metode sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Instrumen sampel berupa kuesioner digital (Google Form) yang disebar melalui media sosial peneliti. Kuesioner yang digunakan merupakan kuesioner Self-Reporting Questionneire 20 yang sudah diterjemahkan. Proporsi mahasiswa yang mengalami gangguan mental atau memiliki kesehatan mental yang buruk sebesar 30 %. Pada responden Laki-Laki ditemukan bahwa 28% dari 25 responden mengalami gangguan mental. Pada wanita, sebesar 31% dari 98 responden mengalami gangguan mental. Berdasarkan status marital, proporsi gangguan mental tertinggi terdapat pada kelompok Memiliki Pasangan (belum menikah) sebesar 34%.  Sedangkan berdasarkan Usia, kelompok dengan proporsi paling tinggi adalah 19-20 tahun sebesar 35% dari 37 responden (97%CI: 20.57-20.96). Proporsi gangguan mental pada mahasiswa sangat tinggi (30%). Proporsi yang berbeda ditemukan pada mahasiswa Laki-Laki dan Perempuan. Hal tersebut dimungkinkan karena perbedaan respon dan perspektif dalam menghadapi masalah dan tekanan dari lingkungan dan kampus. Mahasiswa hendaknya dapat mengetahui dan memahami terkait dengan kontrol diri dan pemecahan masalah untuk mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan mental. 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

duniakesmas

Publisher

Subject

Environmental Science Public Health

Description

Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, ...