Karena sebab kehilangan fugsi pendengarannya, anak tuna rungu mengalami keterbatasan dalam hal berbahasa, hal ini menyebahbkan Anak tuna rungu hanya menerima informasi yang bersifat abstrak, diperlukan media komkrit untuk memperjlelas informasi untuk Anak Tuna Rungu, pecahan merupakan pengetahuan yang abstrak bagi anak tuna rungu, diperlukan media benda konkrit untuk ebih memahamkan anak tuna rungu tentang konsep pecahan. Tujuan dari penelitian ini adalah : Ingin mengetahui sejauh mana media benda konkrit dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan sederhana siswa tuna rungu kelas X di SMALB Negeri Bondowoso, Ingin mengetahui apakah media benda konkrit dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan sederhana siswa tuna rungu kelas X di SMALB Negeri Bondowoso, adapun metode penelitian ini adalah menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas, dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Media Benda Konkrit dapat meningkatkan pemahaman anak Tuna Rungu tentang konsep pecahan, ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil dari tiap-tiap siklus, dari hasil belajar siswa yang hanya mencapai 20% sebelum diadakan tindakan, dan hasil dari siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 40% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 79 % dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 100% yang artinya telah melampaui idikator keberhasilan penelitian sebesar 85 %. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa Media Benda konkrit merupakan media yang sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada Anak Tuna rungu kelas X di SMALB Negeri Bondowoso.
Copyrights © 2021