Pembelajaran IPS dengan metode ceramah mengakibatkan siswa pasif bahkan acuh tak acuh. Pembelajaran ini tidak memberikan tantangan kepada siswa agar berpikir kritis dan kreatif untuk dapat mencapai kompetensi yang diharapkan sehingga hasil belajar siswa masih di bawah kriteria ketuntasan minimal. Untuk itu, guru mencoba menggunakan model Talking Stick agar siswa terlibat secara aktif dalam pembelajaran Rumusan masalah penelitian ini adalah “Bagaimanakah peningkatan hasil belajar IPS materi kerja sama Negara ASEAN melalui Model Talking Stick pada siswa Kelas VI Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 di SD Negeri 3 Ngantru Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek?” Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara obyektif tentang peningkatan hasil belajar IPS materi kerja sama Negara ASEAN melalui Model Talking Stick. Subjek penelitian ini sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian 1) Nilai rata-rata. pada siklus I sebesar 63.33 dan pada siklus II sebesar 83.33, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 20. Persentase ketuntasan belajar secara klasikal. pada siklus I sebesar 55.55% pada siklus II sebesar 88.89%, terjadi peningkatan sebesar 33.34%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi kerja sama Negara ASEAN pada siswa Kelas VI Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 di SD Negeri 3 Ngantru Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Untuk itu disarankan agar guru menggunakan model pembelajaran yang sesui dengan karaktrietik materi pelajaran agar pembelajaran berlangsung aktif, kratif, inovatif, dan
Copyrights © 2021