INTELEKTIVA
Vol 2 No 12 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - JULI 2021 )

STRATEGI PENGEMBANGAN TARI ZAPIN API SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI PULAU RUPAT KABUPATEN BENGKALIS

SEFRONA SYAIFUL (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian pada bulan Agustus – September 2020, dengan judul Strategi Pengembangan Tari Zapin Api Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atau menganalisis secara mendalam tentang Strategi Pengembangan Tari Zapin Api Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis. Data yang digunakan bersumber dari masyarakat Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Jumlah sampel 50 orang masyarakat Desa Tanjung Medang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode penyebaran quesioner dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam strategi pengembangan Tari Zapin Api terdapat 2 unsur yang berperan besar yakni Pemerintah dan Masyarakat. Strategi pemerintah yaitu dengan promosi melalui media sosial dan media cetak. Memberi bantuan dana dan kerjasama dengan badan dan organisasi terkait. Strategi masyarakat dengan ikut serta mendukung dalam kegiatan pembinaan pelatihan Tari Zapin Api.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Arts Humanities Chemistry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Health Professions Industrial & Manufacturing Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Library & Information Science Public Health Social Sciences Other

Description

INTELEKTIVA Jurnal Ekonomi,Sosial dan Humaniora adalah media diseminasi pemikiran dari berbagai disiplin ilmu. Intelektiva menerbitkan artikel yang berbasis pemikiran ( konseptual ) maupun berbasis riset empirik. Redaksi menerima artikel dengan tema ekonomi dan sosial-humaniora, namun tidak terbatas ...