Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa fraud triangle terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan.Teori fraud triangle yang dikemukan oleh Cressey (1953) menyatakan bahwa terdapat tiga kondisi yang selalu hadir dalam setiap kejadian kecurangan yaitu pressure, opportunity, dan rationalization. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dan berdasarkan kreteria tersebut di dapatkan sampel sebanyak 69 perusahaan. Analisa data memggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa opportunity dan rationalization terbukti berpengaruh terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. Sedangkan variabel pressure tidak berpengaruh dalam pendeteksian kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2021