Jurnal Medika Hutama
Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama

HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING

Rizwiki Oktavia (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2021

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana anak balita mengalami kegagalan dalam pertumbuhannya akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak menjadi lebih pendek dibandingkan anak-anak lain yang seusianya. Stunting mengacu pada terhambatnya pertumbuhan fisik yang irreversible disertai dengan penurunan kognitif yang dapat berlangsung seumur hidup dan berpengaruh pada generasi berikutnya. Persentase balita pendek di Indonesia masih tergolong tinggi, dan merupakan masalah kesehatan yang harus diatasi. Berbagai aspek dapat memengaruhi tingginya angka kejadian stunting, salah satunya yaitu status sosial ekonomi keluarga. Faktor sosial ekonomi yang dapat memengaruhi proses pertumbuhan adalah pendapatan, pendidikan, dan pengetahuan orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dari berbagai jurnal nasional serta internasional. Dari literature review yang sudah dilakukan didapatkan hasil adanya faktor sosial ekonomi keluarga yang berhubungan dengan kejadian stunting, yaitu pendapatan keluarga dan pendidikan orangtua.

Copyrights © 2021