Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis sifat fisis dan mekanis papan partikel dengan komposisi tandan kosong kelapa sawit, serbuk kayu meranti, dan tempurung kelapa yang bertulang anyaman bambu yang berperan sebagai penguat. Ukuran partikel material yang digunakan yaitu lolosan ayakan 100 mesh. Papan partikel yang diujikan berukuran 12 cm x 8 cm x 2 cm dibuat dengan pencampuran tandan kosong kelapa sawit, kayu meranti, dan tempurung kelapa, resin epoksi, katalis, dan anyaman bambu. Perbandingan komposisi serbuk kayu meranti dan tempurung kelapa yaitu 25%:5%, 20%:10%, 15%:15%, 10%:20%, dan 5%:25%. Variasi massa tandan kosong kelapa sawit dan resin epoksi yaitu 40% dan 30%. Bahan-bahan dikempa dengan massa 2000 kg pada temperatur 100oC selama 10 menit. Parameter yang diuji yaitu kerapatan, kadar air, daya serap air, Modulus of Elasticity (MOE), dan Modulus of Rupture (MOR). Hasil pengujian papan partikel berdasarkan SNI 03-2105-2006. Nilai kerapatan sebesar 0,85– 0,90 g/cm3, kadar air sebesar 2,24% - 3,8%, dan daya serap air 21,19% - 25,46 % dan sudah memenuhui SNI 03-2105-2006. Nilai kuat tekan (MOR) untuk semua komposisi kayu meranti dan tempurung kelapa sebagian besar memenuhi SNI 03-2105-2006 kecuali pada perbandingan 20%:10%. Pengujian kuat lentur (MOE) pada penelitian ini belum memenuhi SNI 03-2105-2006.
Copyrights © 2021