Jurnal Ilmu Keperawatan
Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume IX No.1 Januari-Juni 2021

HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL REMAJA

Oktavia Oktavia (Unknown)
Jumaini Jumaini (Fakultas Keperawatan Universitas Riau)
Agrina Agrina (Fakultas Keperawatan Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2021

Abstract

AbstrakGangguan mental emosional adalah perubahan emosional yang terjadi pada seorang individu apabila tidak diatasi dapat berkembang menjadi suatu keadaann patologis. Penelitian bertujuan untuk melihat hubungan interaksi teman sebaya dan intensitas penggunaan media sosial terhadap gangguan mental emosional remaja. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 322 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Penelitian ini terbanyak berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 255 orang (79,2%), dan jenis media sosial yang terbanyak digunakan adalah whatsapp dengan jumlah 307 orang (95,3%), terdapat 169 responden yang memiliki interaksi teman sebaya negatif (52,5%), 168 responden memiliki intensitas penggunaan media sosial tinggi (52,2%) dan 94 responden menunjukkan indikasi gangguan mental emosional (29,2%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara interaksi teman sebaya terhadap gangguan mental emosional (p value 0,04) alpha (0,05) dan antara intensitas penggunaan media sosial yang tinggi terhadap gangguan mental emosional (p value 0,03) alpha (0,05). Interaksi teman sebaya dan itensitas penggunaan media sosial mempunyai hubungan yang bermakna terhadap gangguan mental emosional remaja. Kata Kunci : Gangguan Mental Emosional, Intensitas Penggunaan Media Sosial, Interaksi Teman Sebaya, Remaja. AbstractMental emotional disorders are emotional changes that occur in an individual who if not addressed can develop into a pathological state. The purpose of this research is to see a relationship of peer interactions and the intensity of social media use to adolescent mental emotional disorders. The design of this research is descriptive correlation with cross sectional.  The research sample was 322 respondents who were drawn based on inclusion criteria using consecutive sampling technique. The analysis used is bivariate using the chi-square test. The results of this was mostly male 255 respondents (79.2%), and the most used type of social media was whatsapp of 307 respondents (95.3%), research showed that 169 respondents have negative peer interactions (52.5%), 168 respondents with high intensity of social media use (52,2%) and 94 respondents who suffer from mental emotional disorders (29,2%). Chi-square result shows a significant relationship between peer interaction and mental emotional disorders (p value 0,04) alpha (0,05) and between the intensity of high social media use with mental emotional disorders (p value 0,03) alpha (0,05). Peer interactions and intensity of social media use have relationship to adolescent mental emotional disorders. Keywords : Mental Emotional Disorders, Intensity Of The Social Media Use, Peer Interaction, Adolescent

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JIK

Publisher

Subject

Nursing

Description

Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Artikel yang diterbitkan antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan ...