Covid-19 berpengaruh terhadap pendidikan. Hal ini menyebabkan pembelajaran tatap muka beralih menjadi pembelajaran daring. Siswa dalam pembelajaran daring mencari referensi dari berbagai sumber, salah satunya dari internet. Siswa harus terbiasa dalam mencari, membaca, serta memahami sumber referensi dalam bentuk digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan literasi digital siswa pada pembelajaran daring. Jenis penelitiaan ini kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen pengumpulan data berbentuk angket skala likert yang disebar melalui google form. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan jenis simple random sampling. Teknik analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi digital terdapat empat indikator, yaitu pencarian internet (74,92 %), pandu arah hypertext (72,63 %), evaluasi konten informasi (77,47%), dan penyusunan pengetahuan (76,78 %). Tingkat kemampuan literasi digital siswa pada pembelajaran daring dikategorikan tinggi.
Copyrights © 2021