Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ORIENTASI LIFE SKIL DALAM KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PENDEKATAN SETS (Science Environment Technology & Society) PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR & MENENGAH l, listyono
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.448

Abstract

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah se- buah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP secara yuridis diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Per- aturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SI, namun pengembangannya dis- erahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri. Basis dari kurikulum ini adalah kompetensi yang ha- rus dikuasai oleh siswa. Kompetensi merupakan pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.
PENDIDIKAN KARAKTER DAN PENDEKATAN SETS (Science Environment Technology and Society) DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN SAINS l, listyono
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2012.2.1.420

Abstract

Pengertian karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah “bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, watak”. Adapun berkara- kter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, dan berwatak”. Menurut Tadkiroatun Musroh (UNY, 2008), kara- kter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes), perilaku (behaviors), motivasi (motivations), dan keterampilan (skills). Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku, se- hingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus dan perilaku jelek lainnya dikatakan orang berkarakter  jelek. Sebaliknya, orang yang perilakunya sesuai dengan kaidah moral disebut dengan berkarakter mulia.
Pengembangan Big Book untuk Meningkatkan High Order Thinking Skill Siswa SMP Jamil, Aisyah Ummu; Listyono, Listyono; Norra, Bunga Ihda
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol. 2 No. 2 (2020): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v2i2.6282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik desain prototipe big book, menguji kelayakan big book untuk digunakan sebagai sumber belajar siswa SMP, dan menguji efektivitas big book untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP. Penelitian pengembangan ini menggunakan model penelitian ADDIE menurut Branch. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster sample. Data yang diperoleh terdiri dari data observasi, angket uji validitas, angket tanggapan peserta didik dan data hasil pretest dan posttest. Hasil penilaian menunjukan bahwa media pembelajaran big book ini layak digunakan dalam proses pembelajaran, berdasarkan penilaian kualitas big book oleh ahli materi, ahli media, guru mata pelajaran dan peserta didik berturut-turut memperoleh persentase 84,48%; 83,30%; 87,50%, dan 84,61%.Tingkat keefektifan peserta didik dalam pembelajaran menggunakan big book memperoleh persentase 40% yang artinya kegiatan pembelajaran dengan big book ini belum efektif. Hasil uji normal gain atau uji peningkatan hasil belajar memperoleh nilai rata-rata 0,29 yang berarti peningkatan hasil belajar masuk kriteria rendah. Belum efektifnya hasil uji efektivitas dan uji N-gain yang rendah ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: kegiatan pembelajaran yang kurang maksimal dalam hal ini pemilihan pendekatan pembelajaran, model pembelajaran atau metode pembelajaran yang kurang tepat.
Analisis Penerapan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) pada Pembelajaran Biologi Septiana, Reni; Listyono, Listyono; Ismail, Ismail
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol. 2 No. 1 (2020): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v2i1.5988

Abstract

Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) merupakan hal baru sehingga penerapan UKBM memberikan perubahan dalam proses belajar mengajar serta pola pikir peserta didik dan pendidik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan UKBM mata pelajaran biologi kelas X lintas minat SMA N 1 Kendal tahun pelajaran 2018/2019 berdasarkan Standar Nasional Pendidikan dan analisis SWOT. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data menggunakan Standar Nasional Pendidikan dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan UKBM dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi sudah sesuai dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Kekuatan dari penerapan UKBM yaitu perencanaan pembelajaran baik sesuai dan memenuhi SNP serta UKMB dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kelemahan UKMB adalah peserta didik dengan kecepatan belajar lambat merasa waktu terlalu singkat.
Analisis Penerapan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) pada Pembelajaran Biologi Reni Septiana; Listyono Listyono; Ismail Ismail
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol 2, No 1 (2020): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v2i1.5988

Abstract

Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) merupakan hal baru sehingga penerapan UKBM memberikan perubahan dalam proses belajar mengajar serta pola pikir peserta didik dan pendidik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan UKBM mata pelajaran biologi kelas X lintas minat SMA N 1 Kendal tahun pelajaran 2018/2019 berdasarkan Standar Nasional Pendidikan dan analisis SWOT. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data menggunakan Standar Nasional Pendidikan dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan UKBM dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi sudah sesuai dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Kekuatan dari penerapan UKBM yaitu perencanaan pembelajaran baik sesuai dan memenuhi SNP serta UKMB dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kelemahan UKMB adalah peserta didik dengan kecepatan belajar lambat merasa waktu terlalu singkat.
Pengembangan Big Book untuk Meningkatkan High Order Thinking Skill Siswa SMP Aisyah Ummu Jamil; Listyono Listyono; Bunga Ihda Norra
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol 2, No 2 (2020): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v2i2.6282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik desain prototipe big book, menguji kelayakan big book untuk digunakan sebagai sumber belajar siswa SMP, dan menguji efektivitas big book untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP. Penelitian pengembangan ini menggunakan model penelitian ADDIE menurut Branch. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster sample. Data yang diperoleh terdiri dari data observasi, angket uji validitas, angket tanggapan peserta didik dan data hasil pretest dan posttest. Hasil penilaian menunjukan bahwa media pembelajaran big book ini layak digunakan dalam proses pembelajaran, berdasarkan penilaian kualitas big book oleh ahli materi, ahli media, guru mata pelajaran dan peserta didik berturut-turut memperoleh persentase 84,48%; 83,30%; 87,50%, dan 84,61%.Tingkat keefektifan peserta didik dalam pembelajaran menggunakan big book memperoleh persentase 40% yang artinya kegiatan pembelajaran dengan big book ini belum efektif. Hasil uji normal gain atau uji peningkatan hasil belajar memperoleh nilai rata-rata 0,29 yang berarti peningkatan hasil belajar masuk kriteria rendah. Belum efektifnya hasil uji efektivitas dan uji N-gain yang rendah ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: kegiatan pembelajaran yang kurang maksimal dalam hal ini pemilihan pendekatan pembelajaran, model pembelajaran atau metode pembelajaran yang kurang tepat.
Analisis Kemampuan Literasi Digital Pembelajaran Biologi di MAN Grobogan Masa Pandemi Covid 19 Ulfatun Muyasaroh; Listyono Listyono; Ndzani Latifatur Rofi’ah
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.5880

Abstract

Covid-19 berpengaruh terhadap pendidikan. Hal ini menyebabkan pembelajaran tatap muka beralih menjadi pembelajaran daring. Siswa dalam pembelajaran daring mencari referensi dari berbagai sumber, salah satunya dari internet. Siswa harus terbiasa dalam mencari, membaca, serta memahami sumber referensi dalam bentuk digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan literasi digital siswa pada pembelajaran daring. Jenis penelitiaan ini kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen pengumpulan data berbentuk angket skala likert yang disebar melalui google form. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan jenis simple random sampling. Teknik analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi digital terdapat empat indikator, yaitu pencarian internet (74,92 %), pandu arah hypertext (72,63 %), evaluasi konten informasi (77,47%), dan penyusunan pengetahuan (76,78 %). Tingkat kemampuan literasi digital siswa pada pembelajaran daring dikategorikan tinggi. 
Correlation between scientific literacy with higher order thinking skills and self-efficacy in biology learning May Firdaw Arifiyyati; Ndzani Latifatur Rofi'ah; Listyono Listyono
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 5, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v5i2.1633

Abstract

Education is one of the fields or perspectives that have significant developments in the progress of the times. Technological developments are developing the world of education, called the era of the industrial revolution 4.0. Therefore, several things must be mastered, namely competence in each student's life and multiliteracy in mental, physical, and intellectual capacities. One is Science Literacy Ability and Higher Order Thinking Skills (HOTS). In addition to knowledge competence, students must also have confidence in themselves to do and do well, namely self-efficacy. This study aims to determine the relationship between scientific literacy skills, HOTS, and self-efficacy as mediating variables. This type of research is correlational with the survey method. The sampling technique used is Simple Random Sampling with a sample of the population of class XI SMA students who are studying biology. Techniques and data collection instruments using tests in the form of questions (scientific literacy skills and HOTS) and statement questionnaires (self-efficacy). The research was conducted in March-May 2022 at SMAN 3 Semarang. Analysis of research data using quantitative descriptions. The results of this study are that there is a relationship between scientific literacy ability and HOTS with an influence proportion of 7.9%, there is no relationship between scientific literacy ability and self-efficacy with an influence proportion of 0.2%, there is no relationship between HOTS and self-efficacy influence 1.2%.
ORIENTASI LIFE SKIL DALAM KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PENDEKATAN SETS (Science Environment Technology & Society) PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR & MENENGAH l, listyono
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.448

Abstract

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah se- buah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP secara yuridis diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Per- aturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SI, namun pengembangannya dis- erahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri. Basis dari kurikulum ini adalah kompetensi yang ha- rus dikuasai oleh siswa. Kompetensi merupakan pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.
Problem based learning model on higher order thinking skills and self regulation of high school students Listyono, Listyono; Rofi’ah , Ndzani Latifatur; Hendrika , Tasya Putri
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v13i1.30763

Abstract

21st century students are required to have critical thinking and problem solving skills, creativity and innovation, communication, collaboration to train students to have social skills and global insight. In addition, self-direction (crom), global connections, local connections and the use of technology as a learning tool support Higher Order Thinking Skills. The application of appropriate learning models can support the achievement of these skills. The purpose of this research is to analyze the effect of Problem Based Learning model on the ability of Higher Order Thinking Skills and analyze the effect of Problem Based Learning model on Self Regulation. The research method used quasi experimental with nonequivalent control group design. The sampling technique used was purposive sampling. The instruments used were interviews, test questions, Self Regulation questionnaire and documentation. Hypothesis testing using Anacova test. The results showed a difference in Higher Order Thinking Skills on the application of the Problem Based Learning model with a significance value of 0,000<0,05, indicating the Problem Based Learning learning model affects Higher Order Thinking Skills. There is a difference in Self Regulation in the application of the Problem Based Learning learning model with a significance value of 0,000<0,05.