Turnover intention merupakan realitas permasalahan bagi industri padat karya seperti sektor manufaktur. Sumber daya manusia merupakan aset sekaligus penggerak yang memerlukan manajemen agar mendukung produktivitas kerja perusahaan secara lebih baik. Turnover intention dapat dipengaruhi oleh kondisi kerja yang tidak sesuai dengan harapan karyawan sehingga menurunkan tingkat komitmen organisasional dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komitmen organisasional dan kepuasan kerja terhadap turnover intention pada sektor industri manufaktur. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah literature review yang mengkaji berbagai hasil temuan terdahulu dan sumber buku yang relevan. Pembahasan penelitian menyimpulkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention dan komitmen organisasional juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Arah hubungan negatif tersebut mengimplikasikan bahwa semakin kuat komitmen organisasional dan kepuasan kerja akan menurunkan intensi niat keluar masuknya karyawan dalam perusahaan.Kata Kunci: Kepuasan, Komitmen, Turnover intention
Copyrights © 2021