Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone

Mekanisme Pertahanan Diri dalam Novel “Gadis Pantai” Karya Pramoedya Ananta Toer

Nur Farida (Universitas Muhammadiyah Malang)
Ekarini Saraswati (Universitas Muhammadiyah Malang)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk mekanisme pertahanan diri dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Pemilihan novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer pada penelitian ini sangat penting untuk dilakukan karena: (1) novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer banyak mengandung nilai-nilai manusia yang layak ditelaah lebih dalam; (2) di dalam novel Gadis Pantai terdapat beberapa kejiwaan yang dialami oleh tokoh; (3) novel ini menggambarkan realitas kehidupan masyarakat pesisir pada masa feodalisme jawa yang mengandung banyak konflik dan masalah. Sumber penelitian adalah novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Data penelitian ini berupa teks, kalimat, kata-kata, dan wacana yang memperlihatkan permasalahan mengenai mekanisme pertahanan diri yang dialami oleh tokoh dalam novel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik simak catat. Teknik analisis data menggunakan penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer  yaitu menunjukkan bahwa mekanisme pertahanan diri yang dilakukan oleh tokoh Bendoro, Si Mbok, Agus, dan Mardinah. Mekanisme pertahanan diri yang dilakukan oleh tokoh tersebut memiliki delapan bentuk yaitu; represi, pembentukan reaksi, proyeksi, penempatan yang keliru, rasionalisasi, sublimasi, kompesensi, dan regresi. Hal ini, digunakan untuk mempertahankan dirinya dalam menghadapi masalah yang dialami.

Copyrights © 2021