Permasalahan dalam penelitian ini adalah penggunaan metode pembelajaran oleh guru Pendidikan Agama Islam yang masih bersifat konvensional sehingga peserta didik tidak tertarik untuk memperhatikan materi pembelajaran sehingga berpengaruh terhadap prestasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam melalui metode problem solving pada siswa kelas III SD Negeri 028 Sekip Hilir, Indragiri Hulu tahun pelajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Solving dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini ditinjukkan pada kondisi awal siswa yang mendapat nilai sama atau di atas KKM 75 yang tuntas ada 7 siswa (33,33%) dan yang belum tuntas 14 siswa (66,67%), siklus I yang mencapai ketuntasan belajar 12 siswa (57,14%) dan siswa yang belum tuntas 9 siswa (42,86%), sedangkan pada siklus II yang mencapai ketuntasan belajar adalah sebanyak 21 siswa (100%), pada siklus II ini semua siswa mampu mencapai nilai sama dengan KKM atau diatas KKM. Nilai rata-rata pra siklus = 56,67, nilai rata-rata siklus I = 72,62, nilai rata-rata siklus II = 83,57.
Copyrights © 2021