Rekam medis akan terlaksana dengan baik apabila bagian pengelolahan dilakukan dengan baik. Kelengkapan pengisian berkas rekam medis oleh tenaga medis akan memudahkan tenaga kesehatan lain dalam memberikan tindakan kepada pasien. Dapat juga dijadikan sumber data pada bagian rekam medis dalam pengelolahan data yang kemudian menjadi informasi yang berguna.Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional pendekatan kualitatif. Sampel penelitian sebanyak 30 formulir rekam medis pasien pemeriksaan umum yang diambil menggunakan teknik random sampling.Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar formulir rekam medis pemeriksaan umum sudah lengkap, yaitu sebesar 96%,sedangkan angka ketidaklengkapannya mencapai 4%. penyebab ketidaklengkapan pengisian formulir rekam medis pasien umum antara lain kurangnya ketelitian petugas pengisian berkas rekam medis karena mayoritas formulir yang tidak terisi kolomnya adalah identitas, diagnosis, dan tanda tangan dokter. Berdasrkan uji chi square didapatkan nilai p value 0,00 (p value > 0,05). Dasar pengambilan keputusan ini adalah jika p value lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya adanya pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat.Karena p value lebih kecil dari 0,05 sehingga dengan demikian, terdapat korelasi atau hubungan antara kelengkapan pengisian formulir rekam medis pasien umum dengan mutu rekam medis.
Copyrights © 2021