Logos
Vol 18 No 2 (2021): Juli 2021

BERPARTISIPASI AKTIF BERINTERKULTURASI DI KENISCAYAAN MULTI KULTUR : Implementasi Ratio Formationis Ordinis Fratrum Capocinorum di Indonesia

Nadeak, Largus (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2021

Abstract

Kemajuan teknologi komunikasi memudahkan manusia untuk mengenal satu bumi serta memelihara keragaman budaya dan agama yang ada di dalamnya agar kebersamaan bersaudara hidup dalam damai. Keragaman budaya (multikultur) sangat khas di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keniscayaan multikultur bisa menjadi ancaman kebersamaan kalau ada kelompok primordial sempit dan kelompok radikalisme destruktif yang ingin mengkoloni satu budaya dan masyarakat penghayatnya demi kepentingan politis dan kuasa. Sebaliknya keniscayaan multikultur akan menjadi rahmat indah “bepelangi” kalau masyarakat berpartisipasi aktif berinterkulturasi. Budaya perjumpaan akan bertumbuh sehingga setiap budaya memiliki jati nilai dan masyarakat penghayatnya memiliki jati diri. Ordo Kapusin penyebar kharisma persaudaraan dengan kesadaran tinggi mengajak semua saudara untuk aktif berpartisipasi berinterkulturasi secara internasional dan terutama secara nasional dan lokal. Usaha berinterkulturasi diwajibkan untuk dijabarkan dalam kurikulum dan program pendidikan di setiap daerah agar para saudara menjadi berkharisma dengan menggali kearifan lokal yang bersintese dengan nilai universal yang dihayati dan diserukan oleh Fransiskus dari Assisi penghayat Injil Tuhan Yesus Kristus.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

LOGOS

Publisher

Subject

Health Professions Social Sciences

Description

Jurnal Logos memuat artikel hasil penelitian tentang ilmu Filsafat dan Teologi yang dikaji secara empiris dan sesuai kaidah ilmiah sebagai refleksi kritis yang sistematis atas iman khususnya iman Katolik dengan fokus kajian Teologi, Filsafat, Kajian Sosial, Naluri dan Iman, Teknologi pada Teologi ...