FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi
Vol 10, No 2 (2020): FITOFARMAKA | Jurnal Ilmiah Farmasi

Tanaman Berkhasiat untuk Pengobatan Malaria di Indonesia Berdasarkan Etnofarmasi

Farah Mufidah (Universitas Padjadjaran)
Ade Zuhrotun (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2020

Abstract

Malaria merupakan penyakit yang umum terjadi pada negara-negara tropis termasuk Indonesia. Penyakit malaria disebabkan oleh Plasmodium sp. yang ditandai dengan beberapa gejala seperti demam dan nyeri sendi. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu sanitasi yang buruk, migrasi, tingkat kepadatan penduduk, faktor pekerjaan, dan resistensi Plasmodium sp. terhadap obat-obat. Pengobatan konvensional malaria saat ini yaitu Chloroquine (Chloroquine Phosphateâ), Mefloquine (Lariamâ), Quinine (Quinineâ), Primaquine (Primakuinâ), Pyrimethamine (Pirimetaminâ). Namun, beberapa etnik masyarakat wilayah di Indonesia masih mengonsumsi tanaman herbal yang sudah ada dan didapatkan secara turun temurun. Dari 44 tanaman pengobatan malaria berdasarkan etnofarmasi diketahui tanaman terbaik yaitu Caesalpinia crista  (L.) dengan nilai IC50 0,09 µg/mL dan tanaman dengan efektifitas terbaik yaitu Tithonia diversifolia (Hemsl.) dengan nilai ED50 200 mg/Kg. Adanya kandungan diterpen dan sesquiterpen pada bagian tanaman tersebut memberikan ekstrak memiliki aktivitas antimalaria yang baik.   

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

fitofarmaka

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology

Description

FITOFARMAKA mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan farmasi, Kimia Farmasi, dan bidang Fitokimia serta akan dipublikasikan secara online. Publikasi secara elektronik akan menambah kekayaan informasi dan pengetahuan ilmiah terutama dari penelitian. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, ...