Setiap remaja harus memiliki pemahaman yang baik tentang nilai keluarga kecil atau jumlah anak ideal, sehingga remaja akan mampu dalam mempersiapkan diri dan kualitas anggota keluarga sebelum remaja melaksanakan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsiĀ jumlah anak yang diinginkan remaja di Nusa Tenggara Barat .Data yang digunakan adalah Survey Kinerja dan Akuntabilitas Program (SKAP) tahun 2019 dengan unit analisis remaja usia 15-24 tahun dan belum menikah. Analisis dilakukan dengan metode regresi logistik biner. Hasil anlisis menunjukkan bahwa sebagian besar menginginkan 2 anak cukup di masa yang akan datang.Faktor daerah tempat tinggal, keluarga yang menginginkan banyak anak dan program Generasi Berencana (GENRE) berpengaruh terhadap jumlah anak yang diinginkan oleh remaja.
Copyrights © 2021