Tingginya angka kematian ibu disebabkan karena ibu hamil mengabaikan arti pentingnya bahaya-bahaya dalam kehamilan. Adapun tujuan Antenatal Care yaitu untuk mendeteksi dan mengetahui sedini mungkin komplikasi yang mungkin terjadi pada saat kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pendidikan dan sikap ibu hamil dengan kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Balla, kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu Analitik Observasional, dengan pendekatan Cros Sectional, jumlah populasi 68 dengan menggunakan rumus slovin, maka banyaknya responden yaitu 41 yang diambil dengan Purposive Sampling. Hasil analisis univariat menunjukan bahwa dari 41 sampel, ibu hamil yang mayoritas berpendidikan tinggi (≥SMA) sebanyak 33 orang (80,5%), pendidikan rendah (≤ tamat SMP) sebanyak 8 orang (19,5%), sedangkan ibu yang memiliki sikap mendukung sebanyak 39 orang (96,0%), dan ibu hamil yang tidak mendukung sebanyak 2 orang (4,9%). Dari hasil analisis bivariat menunjukan tingkat pendidikan ( =0,662), dan Sikap ibu hamil ( =0,475). Kesimpulan bahwa pendidikan, dan sikap ibu hamil tidak berhubungan dengan kunjungan Antenatal Care. Disarankan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan promosi kesehatan dan edukasi kesehatan khususnya kunjungan Antenatal Care kepada ibu hamil.
Copyrights © 2021