JIKI
Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan No 14 Vol 2 Oktober 2021

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAP KECEMASAN ORANG TUA TERHADAP HOSPITALISASI BAYI DI KAMAR BAYI RESIKO TINGGI

Fajar Alam Putra (Universitas Sahid Surakarta)
Indriyati . (Universitas Sahid Surakarta)
Ika Widayanti (Universitas Sahid Surakarta)



Article Info

Publish Date
26 Oct 2021

Abstract

Hospitalisasi merupakan situasi yang kurang nyaman bagi orang tua. Orang tua dihadapkan pada lingkungan yang asing sehingga berbagai reaksi akan muncul seperti cemas. Karakteristik orang tua seperti jenis kelamin usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, pengetahuan tentang hospitalisasi dan diagnosa bayi dapat mempengaruhi berat ringannya kecemasan yang dialaminya. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecemasan orang tua yaitu jenis kelamin, usia, pekerjaan, tingkat pendidikan , pengetahuan, diagnosa bayi terhadap kecemasasan hospitalisasi bayi di KBRT. Jenis penelitian adalah penelitian deskripsiti korelatif, dengan pendekat cross sectional. Sampel penelitian adalah orang tua bayi dengan perawatan di KBRT RSU Fitri Candra Wonogiri sebanyak 57 orang dengan teknik sampel menggunakan pusposive sampling . Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik, kuesioner pengetahuan, dan kuesioner kecemasan dari HRSA. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Regresi linier berganda. Hasil penelitian diketahui 84,2% responden mengalami kecemasan tingkat sedang. Hasil uji korelasi Chi Square diketahui faktor usia, pendidikan orang tua, dan pengetahuan berhubungan dengan tingkat kecemasan dengan p<0,005. Faktor jenis kelamin, pekerjaan dan diagnosa bayi tidak berhubungan dengan kecemasan dengan nilai p>0,005. Hasil uji regresi liner berganda degan nilai p=0,000. Jenis kelamin, usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, pengetahuan, diagnosa bayi secara simultan berpengaruh terhadap kecemasan orang tua dengan hospitalisasi bayi di Kamar Bayi Resiko.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JIKI

Publisher

Subject

Nursing

Description

Didalam surat edaraan dirjen dikti tanggal 27 Januari 2012 no.152/E/T/2012 dikemukakan bahwa kelulusan Mahasiswa di Perguruan Tinggi setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan bahwa untuk lulus program Sarjana Mahasiswa harus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal ilmiah. Jurnal yang terbit ...