Latar Belakang : Pelayanan kesehatan bermutu terhadap kebutuhan pasien merupakan strategi dalam rangka memenangkan persaingan. Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan dimana salah satu aktivitas yang rutin dilakukan dalam statistik Rumah Sakit adalah menghitung tingkat efisensi hunian tempat tidur. Sensus rawat inap adalah kegiatan pencacahan atau perhitungan pasien rawat inap yang dilakukan setiap hari pada suatu ruang rawat inap, berisi mutasi keluar masuk pasien selama 24 jam. Tujuan Penelitian : Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi nilai Bed Occupancy Rate (BOR) pada masa pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Sumber Waras Cirebon. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sample yang digunakan pada penelitian ini adalah data rekapitulasi sensus harian rawat inap pada masing-masing ruangan. Hasil Penelitian : Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa hasil BOR bulan Oktober sebesar 53,99%, bulan November sebesar 47,41%, bulan Desember sebesar 50,76%. Hasil nilai indikator BOR yang rendah berarti semakin sedikit tempat tidur yang digunakan untuk merawat pasien dibandingkan dengan tempat tidur yang tersedia. Saran : Dengan melihat indikator BOR ini maka perlu adanya suatu sistem yang ideal untuk menyeimbangkan kualitas pelayanan medis, kepuasan pasien, keselamatan pasien, kesejahteraan petugas sehingga akan berpegaruh terhadap pendapatan bagi pihak fasilitas pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2021