Sebanyak 69,4% dari masyarakat yang terkena sakit gigi mengobati sendiri atau melakukan swamedikasi. Namun, kesalahan swamedikasi terjadi akibat kurangnya pengetahuan dalam swamedikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran dan mengevaluasi pengetahuan dan perilaku swamedikasi mahasiswa semester 1 Fakultas Kedokteran. Metode yang digunakan adalah purposive sampling menggunakan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa semester 1. Data yang didapat dianalasis menggunakan metode Kruskal Wallis. Hasil yang didapat adalah nilai rata-rata pengetahuan sebesar 52,36 dan perilaku sebesar 66. Hasil penelitian juga menemukan penggunaan golongan penisilin dalam swamedikasi sakit gigi.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai rata-rata pengetahuan yang rendah (<60) dan perilaku yang cukup (60-75) dengan terjadi perbedaan signifikan pada pengetahuan namun tidak pada perilaku swamedikasi sakit gigi tiap program studi. Serta ditemukan kesalahan swamedikasi sakit gigi dalam jenis obat yang digunakan.
Copyrights © 2019