ProNers
Vol 6, No 1 (2021): Juni

HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN KEPATUHAN DIET PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD Dr. SOEDARSO PONTIANAK

Wahdania, Nunung (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2021

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang tidak dapat pulih kembali dan bersifat progresif serta irrveversibel, tubuh tidak mampu memelihara metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolitnya akan berakibat pada peningkatan ureum. Penyebab utama terjadinya gagal ginjal kronik yaitu diabetes mellitus dan hipertensi. Masalah yang sering terjadi pada pasien gagal ginjal kronik yaitu kepatuhan pasien. Penyakit ini sangat fatal jika tidak segera ditangani dengan cara yang baik misalnya dengan mematuhi diet karena jika pasien tidak patuh maka menyebabkan kenaikan berat badan 5%, edema, ronchi basah diparu-paru, sesak napas karena kelebihan cairan. Kepatuhan diet harus didukung oleh orang lain serta kesadaran sendiri atau penerimaan diri dengan perubahan saat ini. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan jumlah sampel 57 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner penerimaan diri dan kuesioner kepatuhan diet. Uji statistic yang digunakan adalah uji spearman. Hasil: Berdasarkan uji spearman menunjukkan bahwa tingkat penerimaan diri terhadap kepatuhan diet, P value 0,244 (0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan penerimaan diri dengan kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik yang menajlani hemodialisis.Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, penerimaan diri, kepatuhan diet.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jmkeperawatanFK

Publisher

Subject

Nursing

Description

This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and ...