Penguunaan bioaditif sebagai pengganti bahan bakar fosil sudah banyak digunakan untuk mesin bensin, salah satunya jenis bioaditif yang digunakan adalah minyak kayu putih, dengan konsentrasi campuran 3%, 6%, 9%. Penggunaan minyak kayu putih diharapkan dapat menyempurnakan pembakaran dalam ruang bakar sehingga dapat meningkatkan kinerja mesin dan mengurangi konsumsi bahan bakar, selain itu minyak kayu putih juga mudah didapat dipasaran dan harga relatif murah. Tujuan penelitian menentukan berapa besar pengaruh penambahan minyak kayu putih pada campuran bahan bakar oktan 90 terhadap kinerja motor bensin dan mendapatkan komposisi bioaditif yang dapat menghasilkan kinerja terbaik pada motor bensin. Metode pengujian kinerja mesin dengan bukaan katup penuh (full open throttle) untuk mendapatkan data dengan variasi putaran mesin 3500 – 8000 rpm. Analisis data menggunakan desain eksperimen, dengan variable terikat daya sepeda motor 150cc dan variable bebas berupa bioaditif 3%, 6% dan 9%. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan campuran bahan bakar dengan bioaditif mampu meningkatan daya sebesar 3,34% terhadap kondisi standart tanpa campuran. Serta komposisi bioaditif terbaik didapat pada campuran 6% yang mampu meningkatkan power mesin dari 10,76 hP menjadi 11,10 hP.
Copyrights © 2021