AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa pada pembelajaran kooperatif tipe TPS berbeda dengan pembelajaran kooperatif tipe TSTS di kelas VIII SMP Negeri 27 Medan. Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester genap yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa 362 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster sampling dengan mengambil 2 kelas dari 9 kelas secara acak, maka terpilih kelas VIII-7 sebagai kelas eksperimen 1 yang berjumlah 40 orang dan kelas VIII-8 sebagai kelas eksperimen 2 yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini menggunakan instrumen dalam bentuk uraian yaitu posttest yang digunakan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa. Instrumen tes tersebut telah divalidasi oleh tiga orang validator kompeten yaitu dua validator merupakan dosen pendidikan matematika dan satu validator merupakan guru matematika dan telah dinyatakan valid. Dari hasil penelitian setelah diberikan perlakuan yang berbeda yaitu kelas eksperimen 1 dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan kelas eksperimen 2 dengan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 1 sebesar 72,5000 dan nilai rata-rata kelas eksperimen 2 sebesar 63,9060. Hasil uji t dua pihak dengan dk = 78 dan = 0,05, diperoleh thitung = 1,7489 dan ttabel = 1,667 sehingga thitung tidak berada dalam interval –ttabel
Copyrights © 2017