INSPIRATIF JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Vol 2, No 1 (2016): Inspiratif: Jurnal Pendidikan Matematika

KONTEKS ANGKOT DIGUNAKAN UNTUK MENDORONG SISWA KELAS 2 SEKOLAH DASAR MENEMUKAN KONSEP DASAR PERKALIAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PMRI

Kairuddin . . (Unimed Medan)



Article Info

Publish Date
11 Apr 2016

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana konteks transportasi angkutan darat, yaitu angkutan kota (angkot) dapat digunakan untuk membangun pemahaman siswa akan operasi bilangan yaitu penjumlahan berulang menuju perkalian. Untuk itu design research telah dipilih sebagai metode untuk mencapai tujuan penelitian. Dalam sebuah design research sebuah susunan dari aktivitas pembelajaran di disain dan dikembangkan berdasarkan investigasi pada proses pembelajaran yang dijalani oleh siswa. Seorang guru dan 28 siswa kelas 2 MIN-2 Palembang telah dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil dari pembelajaran dalam kelas menunjukkan bahwa naiknya penumpang dapat mendorong siswa untuk mencapai ide penjumlahan dan penjumlahan berulang dapat mencapai ide perkalian. Lebih jauh, strategi dan alat yang digunakan oleh siswa dalam prektek pembelajaran awal dapat dimodelkan melalui model yang muncul kedalam penjumlahan, bilangan loncat, garis bilangan, penjumlahan berulang dan perkalian. Dalam aktivitas berdasarkan pengalaman dalam pembalajaran operasi bilangan, emergent modeling memainkan peranan yang penting dalam perubahan pemahaman siswa dari pengalaman yang nyata dalam level situasional ke konsep perkalian.Kata kunci : angkot, design research, penjumlahan berulang, perkalian, emergent modeling AbstractThis research aimed to investigate how Indonesian road transportation, namely: angkot could be used to build upon students’ reasoning and reach the mathematical goals of number operation. Consequently, design research was chosen as an appropriate means to achieve this research goal. In a design research approach, a sequence of instructional activities is designed and developed based on the investigation of students’ learning processes. 28 students and a teacher of grade 2 in elementary school in Indonesia (i.e. MIN-2 Palembang) were involved in this research. The result of the teaching experiments showed that get-on passengers could stimulate students to acquire the idea of number operation and repeat addition as basic concept of multiplication. Furthermore, the strategies and tools used by students could gradually be developed, through emergent modeling, into addition and multiplication. In the experience-based activities for learning multiplication, emergent modeling played an important role in the shift of students’ reasoning from concrete experiences in the situational level towards formal mathematical concepts of multiplication. Keywords: angkot, design research, repeated addition, multiplication, emergent modeling

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jpmi

Publisher

Subject

Education Mathematics Social Sciences Other

Description

INSPIRATIF Jurnal Pendidikan Matematika berisi artikel tulisan dari hasil penelitian, kajian teoritis atau pemikiran inovatif di bidang pendidikan matematika dan/atau pembelajaran baik di sekolah, perguruan tinggi dan kehidupan ...