Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teknik, metode, dan ideologi penerjemahanteks The Gospel According to Matthew ke dalam teks bahasa Indonesia. Penelitianmenggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data adalah teks The Gospel Accordingto Matthew, pasal 5-7 dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitiansebagai berikut. Pertama, terdapat sembilan teknik penerjemahan, yakni (a) modulasi, (b)transposisi, (c) amplifikasi, (d) harfiah, (e) penambahan, (f) penghilangan, (g) peminjamanalamiah, (h) reduksi, dan (i) generalisasi. Kedua, terdapat empat metode penerjemahan,yakni (a) bebas, (b) komunikatif, (c) adaptasi, dan (d) harfiah. Ketiga, terdapat dua ideologipenerjemahan, yaitu: (a) foreignisasi yang berorientasi pada bahasa dan budaya bahasasumber, dan (b) domestikasi yang berorientasi pada bahasa dan budaya bahasa sasaran.Secara umum penerjemahan cenderung menggunakan teknik, metode, dan ideologiyang berorientasi pada bahasa dan budaya sasaran. Orientasi pada bahasa dan budayasasaran dapat menghasilkan terjemahan yang akurat, berterima, dan memiliki tingkatketerbacaan tinggi.
Copyrights © 2014