Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah modal intelektual yang dimiliki oleh anggota pembuat ikan asap yang berupa human capital sudah diberdayakan secara optimal. Dengan optimalisasi human capital diharapkan kinerja usaha akan meningkat. Peningkatan kinerja dapat diketahui melalui proses produksi yang semakin efektif, omset penjualan semakin meningkat dimbangi dengan pendapatan yang meningkat. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa human capital yang dimiliki oleh pengusaha yang berupa skill yang dimiliki individu, kemampuan dan keahlian belum dikelola secara optimal, karena secara umum usaha yang dikelola adalah usaha turun temurun dan 80 pelaku usaha pengasapan ikan asap yang tergabung dalam anggota merupakan penduduk setempat yang mata pencaharian utamanya adalah memproduksi ikan asap.
Copyrights © 2017