JIKI
Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI TIM NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT PADA OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI RUANG OPERASI RSUD SUKOHARJO

Sri Mingki Ratnawati (Unknown)
Istiqori . (Unknown)
Sukardi . (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2019

Abstract

Latar Belakang: Tidak terlaksananya Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sering terjadi pada ibu yang melahirkan secara operasi disebabkan karena ibu dilakukan anestesi yang menyebabkan ibu mengantuk sehingga kurang respon terhadap bayi, petugas di kamar operasi terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak ada waktu untuk melakukan IMD. Padahal menunda permulaan menyusu lebih dari satu jam menyebabkan kesukaran menyusui Tujuan Penelitian: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini Tim NICU Pada Operasi Sectio Caesarea dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di Ruang Operasi RSUD Sukoharjo. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif observasional korelatif dengan pendekatan studi potong lintang (Cross Sectional). Populasi penelitian ini 18 orang Tim NICU. Jumlah sampel 18 orang dengan total sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik didapatkan nilai X2 hitung sebesar 0,643 p-value = 0,423 (p> 0,05) sehingga Ho diterima dan Ha ditolak, sehingga tiak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di ruang Operasi RSUD Sukoharjo. Simpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini, ditunjukkan dengan nilai X2 hitung sebesar 0,643 p-value = 0,423 (p> 0,05).

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JIKI

Publisher

Subject

Nursing

Description

Didalam surat edaraan dirjen dikti tanggal 27 Januari 2012 no.152/E/T/2012 dikemukakan bahwa kelulusan Mahasiswa di Perguruan Tinggi setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan bahwa untuk lulus program Sarjana Mahasiswa harus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal ilmiah. Jurnal yang terbit ...