ABSTRAK Tumpangsari merupakan salah satu bentuk program intensifikasi pertanian alternatif yang tepat untuk melipatgandakan hasil pertanian. Penanaman dengan mengatur waktu tanam akan memperkecil kompetisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung dan kacang tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu waktu tanam, dengan empat taraf dan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 16 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung ditanam 10 hari setelah kacang tanah (W1) memberikan respon terbaik pada variabel tinggi tanaman jagung (265,09 cm pada umur 42 HST), jumlah daun jagung (11,63 helai umur 56 HST), diameter batang jagung (2,23 cm umur 70 HST), berat segar brangkasan jagung (55,75 Kg/Petak), berat kering brangkasan jagung (27 Kg/Petak), bobot kering biji jagung (215,50 gram).
Copyrights © 2019