Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan ekstrak daun ketepeng dan abu sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau, Dilaksanakan di Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara Kota Palopo, yang dimulai Juni sampai September 2015. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan, masing – masing perlakuan sebagai berikut PO Kontrol, P1 (Ekstrak daun ketepeng 100 ml dan abu sabut kelapa 5,0 gr/tanaman), P2 (Ekstrak daun ketepeng 300 ml dan abu sabut kelapa 10 gr/tanaman), P3 (Ekstrak daun ketepeng 500 ml dan abu sabut kelapa 15 gr/tanaman). Masing – masing perlakuan diulang sebanyak 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan jenis perlakuan ekstrak daun ketepeng dan abu sabut kelapa memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun sedangkan tinggi tanaman tidak berpengaruh nyata. Kata kunci: Ekstrak daun ketepeng, abu sabut kelapa, tanaman kacang hijau
Copyrights © 2015