Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Vol 4, No 1 (2016)

Efektifitas tiga ekstrak tumbuhan dalam menekanan intensitas serangan hama Riptortus Linearis Fab pada tanaman kedelai

Eka Sudartik (Universitas Cokroaminoto Palopo)



Article Info

Publish Date
03 Feb 2016

Abstract

Salah satu hama yang paling mengkhawatirkan pada pertanaman kedelai di Sulawesi-Selatan yaitu Riptortus linearis ( Kepik penghisap polong) merupakan hama yang tergolong dalam ordo Hemiptera famili Alydidae tersebar di seluruh sentra pertanaman kedelai dan kacang hijau Keberadaan hama pada pertanaman kedelai merupakan kendala dalam memajukan usaha pertanian di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan tiga ektrak tumbuhan yang berasal dari daun nimba, mahoni,dan tehprosia sebagai insektisida nabati terhadap aspek intensitas serangan hama R linearis. Penelitian ini terdiri dari 7 perlakuan yaitu ekstrak segar tanaman daun nimba, ekstrak segar tanaman daun tephorisa, ekstrak segar daun mahoni, ekstrak fermentasi daun nimba, ekstrak fermentasi daun tephorisa, dan ekstrak fermentasi daun mahoni selanjutnya perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 21 unit satuan percobaan dan masing-masing perlakuan menggunakan konsentrasi aplikasi sebesar 25 % .Penelitian ini menunjukkan bahwa pada perlakuan ekstrak berbeda nyata dengan kontrol. Pada perlakuan ekstrak segar daun nimba dapat menekan jumlah intensitas serangan R linearis sebesar 4,89 %, ekstrak segar daun mahoni sebesar 5,64%, ekstrak segar daun tephorisa sebesar 5,56 %, ekstrak fermentasi daun nimba 3,00%, ekstrak fermentasi daun mahoni 4,45%, ekstrak fermentasi daun tephorisa 4,91%, kontrol 9,64%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak fermentasi daun nimba dapat menekan jumlah intensitas serangan hama R Linearis.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

perbal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ...