Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Vol 4, No 1 (2015): 2015

Analisis Perbandingan Usahatani Rumput Laut antara Sistem Integrasi Ikan Bandeng dan Tanpa Ikan Bandeng di Kelurahan Balandai Kecamatan Bara Kota palopo

Dharma Fidyansari (Universitas Cokroaminoto Palopo)
Widanah Rafli (Universitas Cokroaminoto Palopo)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2015

Abstract

Ikan bandeng dan rumput laut secara biologis memiliki sifat-sifat yang dapat bersinergi sehingga budidaya polikultur semacam ini dapat dikembangkan karena merupakan salah satu bentuk budidaya polikultur yang ramah terhadap lingkungan. Polikultur ikan bandeng dan rumput laut juga sangat berpengaruh dalam produktivitas rumput laut itu sendiri. Sehingga perlu dikaji tentang teknik polikultur ikan bandeng dan rumput laut sehingga dapat meningkatkan pengetahuan petani dalam meningkatkan produksi rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan yang diperoleh antara petani rumput laut dengan integrasi ikan bandeng dengan tidak menggunakan ikan bandeng di Kelurahan Balandai Kecamatan Bara Kota Palopo. Penentuan sampel pada penelitian ini dengan mengambil sebanyak 10 sampel petani, dimana masing – masing 5 responden petani rumput laut dengan integrasi ikan bandeng dan tanpa ikan bandeng. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yaitu pada bulan November tahun 2014 sampai pada bulan Januari tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan dan penilaian hasil produksi dengan menggunakan metode secara kuantitatif dan kualitatif yaitu dengan mengumpulkan variabel yang dianalisis dalam penelitian yang diperoleh langsung dari responden. Penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif untuk mengetahui perbandingan rumput laut yang mengunakan integrasi ikan bandeng dan tanpa ikan bandeng. Hasil penelitian menunjukan tingkat pendapatan petani rumput laut dengan integrasi ikan bandeng sebanyak Rp6.400.000.00 dengan jumlah produksi 800 kg dalam sekali pemanenan dan tanpa integrasi ikan bandeng sebanyak Rp4.547.166.00 dengan jumlah produksi 586 kg dalam sekali pemanenan. Dimana usahatani yang menggunakan sistem integrasi ikan bandeng, jumlah produksi dan pendapatan lebih tinggi dibandingkan dengan usahatani rumput laut tanpa sistem integrasi ikan bandeng.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

perbal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ...