Kegawatdaruratan merupakan kejadian tiba-tiba yang terjadi dimana saja kapan kapan saja dan harus segera ditangani. Lebih dari 30.000 orang menderita serangan jantung jauh dari fasilitas kesehatan, hanya 33% memperoleh pertolongan dari masyarakat awam terlatih. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi experimental, quasy experiment pre post test design. Total sampel 20 orang,Variabel independen adalah Edukasi “ Learning By Doing “ dan variabel dependen adalah Tingkat Kesiapan Kader Puskesmas Pembantu Naimata. Hasil penelitian didapatkan sebelum perlakukan sebagian besar responden siap untuk melakukan bantuan hidup dasar yaitu 13 orang ( 65%) dan sesudah perlakukan 20 responden ( 100% ) siap untuk memberikan Bantuan Hidup Dasar. Hasil uji Wilcoxon didapatkan p value kelompok perlakuan 0.000 dan p value kelompok kontrol 0.012. Uji Mann Whitney U Test diperoleh nilai p=0,617. Uji beda tingkat usia dan lama menjadi kader pada kelompok control di dapatkan p<0.005. Sehingga dapat disimpulkan bahwa factor yang berpengaruh terhadap kesiapan kader untuk melakukan Bantuan Hidup Dasar adalah usia dan lama menjadi kader.
Copyrights © 2020