Penelitian bahasa mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan berkembangnya bahasa karena salah satu sifatnya yaitu dinamis yang mengikuti perkembangan zaman. Penelitian bahasa tidak sekedar pada tataran struktural saja yang hanya mengkaji linguistik pada tataran mikro saja, diantaranya: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, leksikologi. Namun, seiring berkembangnya zaman, kajian ilmu dengan menggunakan disiplin ilmu makro yang bisa mengkaji bahasa dengan faktor luar bahasa diantaranya: sosiolinguistik, psikolinguistik, pragmatik, dan lain-lain. Artikel ini akan berbicara terkait salah satu kajian penelitian dengan objek kajian bahasa yang mengkaji bahasa dengan faktor luar bahasa yang berkaitan dengan konteks bahasa. Kajian tersebut dapat diselidiki melalui objek kajian bahasa yang disebut dengan pragmatik. Lahirnya pragmatik pada tahun 1938 dengan Charles Morris sebagai tokohnya mulai dikenal dalam studi linguistik. Penelitian pragmatik banyak diteliti oleh peneliti bahasa dalam kaitannya dengan penggunaan bahasa dan konteks luar bahasa. Dalam upaya meneliti bahasa sesuai dengan konteksnya, maka diperlukan pendekatan dan prosedur penelitian yang tepat sehingga data bahasa yang dibutuhkan dalam penelitian pragmatik tersebut valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam perkembangannya, pragmatik banyak disukai oleh peneliti bahasa sehingga dalam menyajikan data bahasa tersebut haruslah dapat disajikan secara tepat. Hal ini sangat penting mengingat bahwa dalam menyajikan data bahasa pada penelitian pragmatik dengan berbagai alat pengumpul data yang digunakan haruslah bisa disajikan secara tepat dan cermat. Pentingnya menyajikan data bahasa pada penelitian pragmatik ini perlu dipahami secara seksama oleh peneliti bahasa khususnya peneliti pemula yang masih bingung dalam menyajikan data bahasa dalam penelitian pragmatik.Artikel ini akan mengupas tentang penggunaan data dan sumber data dalam penelitian pragmatik, prosedur dalam melakukan penelitian pragmatik, serta upaya dalam menyajikan data pada penelitian pragmatik. Artikel ini penting dilakukan sebagai upaya untuk membantu peneliti pemula untuk melakukan kajian pragmatik secara tepat dengan menggunakan data dan sumber data yang tepat melalui prosedur pengumpulan data dan penyajian data bahasa yang tepat dari data bahasa yang didapatkan selama penelitian.
Copyrights © 2021